PADEPOKAN SANGGAR SENI BUDAYA (PSSB) OMAH DALANG

Biography & Awards

sejarah singkat sanggar omah dalang

Sejarah Singkat Sanggar Omah Dalang Banyukendil

 Assalmu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh ! Merdiko !

Berawal dari rasa keprihatinan yang mendalam terhadap terkikisnya nilai-nilai budaya adi luhung khususnya pada kalangan generasi muda dan rasa cinta untuk mewujudkan sebuah pusat studi seni tradisional Jawa, khususnya Seni Pedalangan,  Sugeng Mulyadi, M.Si. mempunyai inisiatif untuk mendirikan wahana belajar seni tradisional yang kemudian diberi nama “Sanggar Omah Dalang”. Mengusung misi “Membangun Generasi Yang Sehat, Cerdas, Manusiawi, Sejahtera Dan Berbudaya”, Omah Dalang hadir sebagai wadah yang memusatkan kegiatannya pada bentuk pelatihan dan pengkajian di bidang kesenian terutama seni pedalangan. Berlokasi di Pedukuhan Banyukendil RT 02 RW 06, Kelurahan Bendung, Kapanewon Semin, Kabupaten Gunung Kidul, D.I. Yogyakarta.

Sanggar Omah Dalang Banyukendil, menjadi tempat yang nyaman dan sangat terbuka bagi siapapun dalam berbagai latar belakang pendidikan dan usia untuk dapat saling berbagai ilmu pengetahuan. Meskipun dengan fasilitas sederhana dan masih perlu banyak sarana prasarana yang harus dilengkapi, Sanggar Omah Dalang Banyukendil  memiliki sarana dan prasarana yang cukup mendukung. Terdapat pendapa latihan / panggung pertunjukan permanen, dan perpustakaan. Selain itu, untuk mendukung kegiatan-kegiatan agar lebih maksimal, di Sanggar Omah Dalang juga disediakan fasilitas berupa peralatan multimedia, laptop, wayang kulit, sound dan beberapa perangkat gamelan Jawa, untuk mendukung kegiatan praktiknya.

Pendirian wahana belajar seni dan kebudayaan Sanggar Omah Dalang Banyukendil ini diinisiasi oleh Sugeng Mulyadi, M.Si. dari sejak lama dengan mempersiapkan kader Dalang Anak untuk menjadi pelopor bagi generasi millenial lainnya dengan menyekolahkan di beberapa Sanggar di Yogyakarta dan Surakarta serta di beberapa dalang senior Di Yogyakarta Sejak dari Tahun 2012. Selanjutnya pada tahun 2015 mulai melengkapi sarana prasarana belajar dengan mengadakan Geber, Gamelan Dan Wayang dan mengundang beberapa pelatih Dalang Senior   di Yogyakarta untuk mengajar seni pedalangan.  Baru pada tahun 2017 dimulai Pembangunan Pendapa Sanggar untuk latihan yang kemudian dapat digunakan dan diresmikan pada Tanggal 17 Agustus 2019. Pada acara peresmian ini dihadiri oleh segenap Aparatur Desa Bendung maupun Dusun Banyukendil, Ketua Dewan Budaya Kecamatan Semin, Tokoh Budayawan, Tokoh Masyarakat Dan Segenap Masyarakat dengan menggelar pementasan wayang kulit dengan lakon Gathotkaca Lahir yang dibawakan oleh Dalang Cilik Perdana Sanggar Omah Dalang Ki Purbojagad Jatitunggal Kusumonegoro.

Berkat Dukungan Keluarga, Para Sahabat Pecinta Seni Dan Para Tokoh Masyarakat sejak tahun 2019 kegiatan sanggar mulai dilakukan secara rutin. Berbagai program layanan kegiatan belajar dan pemberdayaan kesenian ditawarkan untuk masyarakat sebagai bentuk apresiasi terhadap budaya Jawa, di antaranya kesenian Wayang, Karawitan, Macapat, Tari  dan Multimedia. Hal ini menjadi visi Sanggar Omah Dalang sebagai lembaga yang berkomitmen dan turut andil memberikan kotribusinya demi membangun kebertahanan seni budaya Jawa. Melalui berbagai bentuk kegiatan seni di Sanggar Dalang, secara meluas dimaksudkan untuk memperluas akses pelayanan masyarakat terhadap kebutuhan dan pengetahuan tentang seni budaya.

Keberadaan Omah Dalang juga menjadi wadah dalam menciptakan bibit generasi penerus yang mempunyai bekal pengetahuan kearifan lokal dan mempunyai daya inovasi. Selain itu, secara tidak langsung, Sanggar Omah Dalang juga turut andil mendukung serta saling bersinergi dengan program pemerintah dalam pengembangan potensi seni-budaya di wilayah Gunung Kidul dan sekitarnya. Secara spesifik, beberapa bentuk kegiatan belajar non formal ini di antaranya adalah pelatihan keaksaraan Jawa. Dibukanya pelatihan ini didasari oleh terdistorsinya pengetahuan baca-tulis aksara Jawa. Adanya pelatihan tersebut juga didorong oleh kondisi masyarakat yang kini mulai enggan bersentuhan dengan aksara Jawa. Melalui pelatihan baca-tulis aksara Jawa diharapkan dapat mengembalikan lagi kegiatan menulis dan membaca aksara dan tutur Jawa.

Pada kegiatan praktik lainnya, dalam kegiatan seni pedalangan, difokuskan pada anak- anak usia Sekolah Dasar dan SMP demi membentuk karakter pribadi anak agar tertata akhlaknya sesuai tuntunan budi pekerti manusia Jawa. Kemudian, selain mengadakan pelatihan seni pedalangan, di sanggar ini juga nantinya berkeinginan akan membuka pelatihan membuat tatah sungging. Keterampilan tatah sungging memberikan pengetahuan tentang dasar dan cara teknis membuat karakter tokoh wayang. Di samping itu, pada usia anak-anak yang belajar membuat tatah sungging pada akhirnya juga mengetahui tokoh wayang yang dibuat melalui pelatihan di bidang seni rupa.

Secara fungsi, keberadaan kegiatan seni Karawitan dalam seni pertunjukan di daerah Gunung Kidul sangat kuat. Gamelan menyusup di dalam seni bebunyian Karawitan, juga dalam seni peran seperti Ketoprak, Tari dan Wayang Orang. Pada substansi ini, Sanggar Omah Dalang juga akan turut bersinergi terhadap eksistensi dan lika-liku seni ngrawit, karena praktik seni Karawitan ini saling berkorelasi untuk melengkapi dengan kesenian lainnya. Peran serta Sanggar Omah Dalang diharapkan  secara tidak langsung bisa turut menghidupkan gairah kesenian di Gunung Kidul.

Untuk memberikan dorongan dan motivasi belajar kepada siswa, Sanggar Omah Dalang ikut serta aktif dalam berbagai perlombaan baik yang diadakan oleh Dinas Kebudayaan Kabupaten Gunung Kidul maupun Lembaga Pendidikan Lainnya.  Pada kesempatan ini Dari Sanggar Omah Dalang yang diwakili oleh Ananda Purbojagad Jatitunggal Kusumonegoro Dapat Meraih Juara Mendalang Tingkat Anak Dari Dinas Kebudayaan Kabupaten Gunung Kidul secara berturut-turut pada Tahun 2020 dan Tahun 2021 ini.

Besar harapan kami Sanggar Omah Dalang dapat terus ikut berperan serta untuk menjadi benteng budaya adi luhung bagi generasi pelanjut.  Kami juga sangat berharap dukungan dan bimbingan serta masukan positif baik moril maupun material dari Pemerintah Daerah, Budayawan, Tokoh Masyarakat dan Masyarakat Pecinta Seni untuk bersama membangun Generasi Yang Sehat, Cerdas Dan Berbudaya.

Salam Budaya, Lestari Budayaku, Damai Sejahtera Bangsaku, Jaya Negeraku.

Walhamdulillahirabbil’alamiin. Merdiko !

Sugeng Mulyadi, M,Si.

Inisiator & Pendiri Sanggar Omah Dalang.

2012

Dimulakan Pendidikan Kaderisasi Dalang

Mengikuti Latihan Dibeberapa Sanggar Di Yogyakarta Dan Surakarta, Juga Mendatangkan Beberapa Dalang Senior Untuk Memberikan Les Mendalang

2015

Pengadaan Sarana Gaemelan & Wayang

Mengadakan Seperangkat Alat Latihan Seperti Gamelan Keprak Geber  Laptop Dan Alat  Rekam Untuk Pembuatan Naskah Dan Notasi Serta  Dokumentasi Latihan

2017

Pembangunan Sanggar Omah Dalang

Memulai Pembangunan Sanggar Omah Dalang Yang Dibangun Secara Mandiri Guna Memfasilitasi Latihan Bersama Dan Pementasan Wayang Kulit

2019

Peresmian Sanggar Omah Dalang

Setelah Pendapa Sanggar Selesai Di Bangun Dan Siap Dipergunakan Maka Pada Tanggal 17 Agustus 2019 Diresmikanlah Gedung Sanggar Omah Dalang Sebagai Wahana Seni & Kebudayaan Bagi Masyarakat

2020

Menyusun Agenda Rutin Latihan

Pada Tahun Ini Mulai Dibentuk Kepengurusan Sanggar Yang Selanjutnya Disusun Jadwal Latihan Rutin : Macapat, Karawitan, Sabetan, Janturan, Dan Sulukan

2021

Pementasan Rutin Wayang Kulit

Pada Tahun Ini Dimulakan Pementasan Rutin Baik Di Sanggar Maupun Mengikuti Berbagai Event Yang Diselenggarakan Oleh Dinas Kebudayaan Maupun  Lembaga Pendidikan

TOUR & SHOW

pementasan ki purbojagad di beberapa daerah

Jawa Baarat Show

pementasan wayang kulit kreasi di gedung al akbar ponpes terbesar maz

Surakarta Show

pementasan wayang kulit gagrak solo di taman budaya surakarta jawa tengah

purbojagad jogja
YogyakartaShow

pementasan wayang kulit gagarak jogja di universitas yogyakarta

KEGIATAN SANGGAR

AKTIFITAS SANGGAR OMAH DALANG BANYUKENDIL

i.

LATIHAN MACAPAT

Latihan Karawitan Dijadwalkan Seminggu 1 kali setiap malam Selasa Pukul 20.00 – 23.45

II.

latihan karawitan

Latihan Karawitan Dijadwalkan Setiap Malam Selasa Pukul 20.30 s/d 23.30

III.

latihan cekel sabet & janturan

Latihan Cekel Sabet & Janturan  Dijadwalkan Setiap Hari Kamis Pukul 13.30 s/d 17.00

Iv.

latihan suluk

Latihan Suluk Pedalangan Dijadwalkan Setiap Hari Jum’at Pukul 13.30 s/d 17.00

v.

pementasan wayang kulit online

Pementasan Wayang Kulit Dijadwalkankan Seminggu Sekali Setiap Malam Ahad Dari Pukul 20.30 s/d 23.45

Upcoming Show

pentas malam ahad

Selama Masa Pandemik Covid 19 Setiap Malam Ahad Secara Rutin Sanggar Omah Dalang Melaksanakan Pementasan Wayang Kulit Yang Disiarkan Langsung Untuk Memenuhi Pesanan Dari Para Pecinta Seni Wayang Kulit  Dari Seluruh Nusantara

08 / 05

2021